Ganja sintetis merupakan anggota narkoba baru yang secara hukum baru diilegalkan awal tahun ini. Umumnya, ganja sintetis sendiri terbuat dari tembakau yang diberikan zat-zat kimia sehingga menghasilkan efek yang mirip dengan ganja. Namun berkali-kali lebih memabukkan atau “naik” dan membahayakan. Sebelum hadirnya aturan mengenai ganja sintetis, ia seringkali dianggap sebagai barang yang cenderung lebih aman, tidak terdeteksi, dan lebih mudah didapatkan dibandingkan ganja. Oleh karena itu, di beberapa negara seringkali disebut dengan legal high. Dania Putri, ahli aturan obat-obat internasional dan kebijakan obat-obatan di Asia Tenggara, mengatakan ganja sintetis ini muncul sebagai alternatif dari ganja saat ia diilegalkan. Salah seorang mahasiswa universitas negeri di Jawa Barat berinisial T (21) menceritakan bahwa ia seringkali menggunakan ganja sintetis sebagai pengganti ganja saat ganja sedang sulit didapatkan. Ganja sintetis sendiri memang lebih mudah untuk didapatkan. Bahkan seb...