Skip to main content

Anti-Peluru

"Mengapa kau mempertahankannya?"
"Karena itu mampu membuatku marasa nyaman"

Mengenakan gelang dari dia yang sudah mati
Mempertahankan keperawanan saat segala harga diri sudah dirampas
Mempertahankan idealisme saat seluruh dunia menyadarkan bahwa tidak ada yang ideal
Mengenakan helm, "helm murah itu tak akan kuat melindungimu", ku tahu, setidaknya ku merasa aman

"Mengapa kau terus bertahan dalam ilusimu?"
"Karena ilusiku lebih menyenangkan daripada reaalita"
"Tapi semua yang kau pertahankan sudah tak bernyawa"
"Mereka tetap bernyawa dan dapat hidup kembali dalam ilusiku"

Aku memang tak pernah mencapai titik ideal
Setidaknya ideal itu menjadi acuan kemana aku pergi
Walau aku tak akan pernah sampai ke tujuannya
Setiap langkahku hanya mendekatkanku setengah dari jarah yang tersisa
Akan selalu ada langkah yang harus aku tapaki

Ideal itu memang hanya bergerak dalam pikiran
Hanya?
Untungnya ia hanya bergerak di sana
Ia menjadi aman dari air, api, dan peluru
Tak akan ada yang mampu memenjarakan sebuah pemikiran
Tak akan ada yang mampu membunuh sebuah pemikiran
Tubuh mudah dipunahkan, tapi tidak pemikiran
Ia akan menjadi setitik cahaya dalam goa, maungan buas dalam hutan, dan jeritan dalam kubur

Tubuhnya memang telah mati, tapi konsepnya akan selalu hadir dalam gelang itu
Jadi jangan lagi kau tanyakan mengapa aku tetap mengenakan gelang ini

Comments

Popular posts from this blog

Turn Your Dream into a Fiction

Turn Your Dream into a Fiction I write down almost every single dream that I had in the night since I was about nine or ten years old. Why? Basically because I had a nightmare at that moment, and I kept remembering it, then I decided to write it down on my diary. But then I addicted to write more and more. Our dreams that we had in the night in our sleep, are amazing, and unlimited. Full of emotion and sensation, give us a great ideas, even tough sometimes they make us cry in the morning, or frightening. Some people believed that every single dream have a special meaning. I continue to write down my dreams because I enjoyed to read it back again. Sometimes they are associated to each other, sometimes it just a weird and doesn’t really has the “Heart”, but sometimes it could made my throat even felt the heartbeat. Mostly, my dreams didn’t really had a main character, and it was like an incident lead by another incident, but didn’t really had a climax, or the real story. That’s why I ...

“Mainan” Baru Candu Baru

Kamis malam awal Maret lalu, di salah satu sudut pinggiran kabupaten Sumedang, tak jauh dari kampus empat perguruan tinggi besar, sembilan pemuda (yang akan disebutkan dengan nama samaran) berkumpul di rumah seorang kawan mereka. Sebagian besar dari mereka adalah mahasiswa baru, tapi ada pula yang dari tingkat dua dan tiga. Mahasiswa dari kampus yang berbeda-beda ini dipersatukan oleh latar belakang hobi yang sama, dan tentunya alkohol. Mereka bercanda, makan malam, serta bermain kartu. Sebuah rutinitas untuk memangkas waktu bersama. Salah seorang hadir membawakan permainan baru bagi malam itu. Permainan tersebut tertanam dalam tiga lintingan kecil dan tersembunyi di dalam kotak rokok. Tentunya bukan rokok dan terlalu mungil untuk ganja. Mereka sebuah tembakau yang akrab dengan julukan “sinte” atau “ganja sintetis”. Salah seorang dari mereka, Jarwo, mengambil dan menyulutnya. Ia mengisap hanya dalam satu tarikan. Dilanjutkan ke temannya, Andre, yang memang sudah terbiasa menggunakan...

Thank you :)

He drinks beer, I drink water He is a movie director, I'm a highschool student He smokes, I hate ciggarate He lives in Myanmar, I live in Indonesia He loves party at night, I love sleep at night He has a black eyes, I have a brown eyes He is 29 years old, I'm 18 years old He loves sweet music, I love rock music He has a warm hands, I have a cold hands "thankyou so much for this whole week", "No, I'm the one who should say thankyou" :) thank you